mind.donnyreza.net

Tentang Wanita Berjilbab

Banyak yang tidak percaya dan penasaran dengan kalimat “Tergila-gila wanita berjilbab sejak balita” dalam tulisan Facts About Donny Reza. Beberapa diantaranya adalah teman kerja saya. Sebagian besar yang bertanya merasa tidak percaya bahkan menganggap saya hanya sekedar bercanda. Salah satu yang penasaran adalah ‘rekan’ penulis buku Istikharah Cinta, mbak Soraya Fadillah, yang dapat dibaca di komen ini. Asli nih, bakal panjang!!

Sejak kecil, saya sering dititipkan oleh orang tua saya ke tempat saudara-saudara mereka. Minggu ini di rumah Paman saya di Sumedang, minggu depan saya sudah di Nenek saya di Garut, esoknya di rumah Uwak saya di Cianjur. Maklum, jarak antara saya dan adik saya dan adik bungsu saya memang sangat rapat. Saya dan adik perempuan saya berselang satu tahun setengah, adik perempuan saya dengan si bungsu berselang 2 tahun. Sebagai anak yang paling tua, saya harus rela berbagi kasih sayang dengan kedua adik saya. Namun, saya dapat kasih sayang dari keluarga yang lain. Tentu saja.

Saya lupa lagi kapan tepatnya, yang jelas sebelum saya masuk SD, suatu hari saya diajak oleh paman saya untuk bertemu dengan teman-temannya. Saya masuk SD tahun 1988. Bagi Donny kecil saat itu yang penting dibelikan Teh Botol atau Teh Kotak, Donny kecil pasti ikut. Apalagi paman saya tersebut yang ‘meracuni’ saya dengan Teh Botol dan Teh Kotak.

Saat itulah, saya melihat sesosok wanita yang berbeda dari biasanya. Saya masih saja ingat, dengan pakaian berwarna merah agak tua dan jilbab bercorak dengan warna dasar sama, wanita tersebut sangat menonjol dibandingkan yang lainnya. Wanita tersebut sangat cantik dan manis di mata Donny kecil saat itu. Dan dia juga hanya satu-satunya wanita berjilbab saat itu diantara teman-teman Paman saya. Cinta pertama Donny? Entahlah. Kurang mengerti saya. πŸ˜€

Tahun 80-an barangkali adalah masa perjuangan bagi para wanita berjilbab karena seringkali mendapatkan ‘perlawanan’ dari tempatnya sekolah atau bekerja. Kalau pun ada yang berjilbab, biasanya ibu-ibu dan nenek-nenek, anak muda jarang. Donny kecil tidak mengerti soal itu, yang jelas sejak saat itu, dalam benak Donny kecil sudah tertanam sesosok wanita seperti itu.

Waktu berlalu, Donny kecil beranjak menjadi Donny ABG. Sekitar kelas 6 SD Ibu saya mengikutsertakan saya belajar mengaji di sekitar kompleks tempat tinggal kami. Pengajarnya beberapa orang mahasiswa, berjilbab semua. Donny ABG menemukan kembali mutiaranya yang hilang. Donny ABG semangat datang ke tempat itu bukan untuk mengaji, tapi untuk bisa dekat-dekat dengan mutiara-mutiara itu. :setannyengir: Saya jadi berpikir, jangan-jangan anak jalanan yang sekarang ‘diurus’ oleh sahabat-sahabat saya juga memiliki pikiran yang sama dengan Donny ABG ya? πŸ˜€

Hanya saja, kegiatan mengaji tersebut tidak berlangsung lama. Donny ABG sudah beranjak menjadi anak SMP. Saat itu Donny ABG mulai mengenal yang namanya Cinta sama Monyet. Donny ABG jatuh cinta sama salah seorang wanita paling cantik di SMP tersebut. Gebetan sekaligus saingan, sebab dalam 3 tahun di SMP tersebut Donny ABG dan gebetan selalu berebut posisi siswa teladan. :gaya: (Gini-gini juga mantan siswa teladan)

Awalnya dia tidak berjilbab. Suatu pagi Donny ABG kebingungan karena tidak menemukan sang gebetan. Namun, Donny ABG terkejut melihat seorang wanita berjilbab di lapangan sedang mendapat hukuman karena datang terlambat. Dan ternyata, itu dia!! :angelcinta: Wow! Makin kelihatan cantik. Dan, lagi-lagi, Donny ABG serasa menemukan kembali mutiaranya yang hilang. Ketika itu, dia merupakan siswi pertama di SMP tersebut yang memakai jilbab. Sejak saat itu, sahabat-sahabatnya pun banyak yang memutuskan untuk mengikuti jejaknya. Saya sendiri jadi sangat termotivasi untuk shalat, biasanya hanya shalat maghrib saja, kala itu jadi rajin.

Waktu berlalu. Masa perpisahan tiba. Donny ABG memilih untuk melanjutkan ke sekolah favorit di Bogor. SMUN 3 Bogor. Sang gebetan memilih untuk ke Pesantren Gontor. Kami berpisah. Tanpa pernah ada pernyataan “cinta” atau “suka” diantara kami, meskipun kata teman-teman saya dia menunggu pernyataan itu. :angelpusing: Yah, Donny ABG memang tidak pernah PD soal cinta-cintaan. Sebenernya sampai sekarang juga begitu. Kabar terakhir, dia sudah menjadi seorang ustadzah sekarang. Alhamdulillah.

Saatnya masa SMA. Masa yang katanya paling indah. Memang, saya pun mengakui. Di sini Donny ABG menemukan juga tambatan hati yang lainnya. Halah. Sama, sang tambatan hati awalnya belum memakai jilbab. Lagi, hari pertama kelas 2, Donny ABG dikagetkan dengan peristiwa yang sama. Sang tambatan hati memakai jilbab juga, meskipun saat itu sudah mulai banyak yang memakai jilbab. Sejak hari itu, saya merasa hal semacam itu menjadi sebuah “kutukan” buat saya. Namun, kutukan yang baik tentunya.

Mengapa kutukan? Begini…Di dalam kepala saya mungkin sudah banyak lintasan-lintasan pikiran mengenai beberapa nama wanita. Hanya lintasan pikiran saja. “Kalau si A gimana ya?“, “Kalau si B gimana ya?“. Baik yang berjilbab, maupun yang tidak. Herannya, hampir semua wanita tidak berjilbab yang sempat saya pikirkan itu, sekarang memakai jilbab. Sebagian besar. Hanya saja, saya tidak mungkin menyebut nama. Ini tentu saja mengherankan saya. Bahkan sempat terpikir, “jangan-jangan kekuatan pikiran saya yang menyebabkan mereka memakai jilbab“. Hihi. Saya nggak ngerti soal itu. Saya juga bukan peramal. Bagi saya hanya sebuah ‘kebetulan’ saja, atau mungkin juga insting saya yang cukup tajam.

Akan tetapi, jangan diartikan teman-teman saya yang memakai jilbab juga karena saya pun pernah memikirkannya. Bisa merusak tatanan persahabatan. Itu sih kesadaran mereka sendiri. Untungnya, kalau wanita berjilbab yang masuk ke dalam pikiran saya tidak satu pun yang akhirnya membuka kembali jilbab mereka. Malah biasanya semakin istiqamah.

Masa SMA dilalui kurang lebih sama dengan masa SMP. Maksudnya dalam urusan cinta-cintaan. Donny ABG tidak pernah merasakan pacaran, sampai sekarang. Untungnya hal tersebut jadi sesuatu yang saya syukuri sekarang. Saya masih orisinil, beruntung banget kan yang jadi istri saya? Heu3x.

Perlu dicatat, dengan kedua wanita berjilbab yang saya ceritakan di sini, jarang sekali saya mengobrol dengan mereka. Kecuali setelah lulus. Ah, Donny memang seperti itu. Tidak pernah PD kalau urusan wanita. πŸ˜€ Sekalinya ke-PD-an, malah patah hati berbulan-bulan. Heu3x. Makanya, sekarang saya tidak terlalu tertarik lagi urusan cinta-cintaan zaman ABG dulu. Lebih tertarik ikutan jalurnya Fahri di Ayat-ayat Cinta πŸ˜€

Baru setelah lulus SMA, saya mulai membatasi diri untuk ‘mencari’ dan mensyaratkan jilbab untuk calon pendamping. Alasan saya sederhana. Wanita berjilbab 99% Muslim. Saya tidak perlu repot mengira-ngira lagi, “agama dia apa ya?“. Sudah jelas, meskipun di Indonesia muslim masih mayoritas. Sesuai juga dengan apa yang tercantum dalam Al-Quran, “agar mudah dikenali“. Meskipun tidak selalu, tapi jilbab juga merupakan simbol ketaatan, simbol keshalihan. Kalau pada Allah Yang Maha Agung saja taat, mestinya ke suami juga taat. Dalam arti yang positif tentunya. Dan bagi saya, jilbab juga sebuah simbol pembebasan, bukan pengekangan.

Saya merasa, peristiwa masa kecil yang telah terjadi merupakan sebuah pengkondisian dari Allah untuk saya. Sampai akhirnya saya pernah dan masih serta mudah-mudahan selalu istiqamah untuk terlibat dalam organisasi yang -katanya- bergerak di bidang dakwah. Satu hal lagi yang sebetulnya patut saya syukuri. Perlu saya akui bahwa orientasi hidup saya berubah cukup drastis setelah berkecimpung di ranah dakwah yang berat berliku tajam dan kadang-kadang menukik. Meskipun, sejujurnya saya menjalaninya masih setengah-setengah, bahkan saya masih merasa belum berdakwah sama sekali, masih takut-takut dan malu-malu gitu deh. Tanda kurang iman sebetulnya.

So, begitulah. Asal muasal mengapa saya lebih tertarik wanita berjilbab. Awalnya faktor psikologis masa kecil, kemudian dikuatkan dengan peristiwa-peristiwa yang ‘memaksa’ saya tidak bisa lepas dari kutukan baik ini. Akhirnya, semuanya saya lakukan dengan penuh kesadaran dan menjadi pilihan hidup saya juga. Dan saya sangat bersyukur untuk itu.

C 1 H 3 U L 4 17 6. 130308. 06.00.

loading...

Previous

Rafling With Anak Jalanan

Next

Islam Versi Bajakan: Ahmadiyah Ditinjau Sebagai Sebuah Sistem Operasi Komputer

50 Comments

  1. wew.. masuk SD tahun 1988?? ridu baru lahir tuh..

    btw sama juga yah prinsip kita, lingkungan ridu juga mempunyai prinsip yg sama, untuk mendapatkan wanita yg “bercasing” hehehe..

    tinggal di tunggu postingan di http://istri.donnyreza.net

    :tweety4:

    ridu’s last blog post..Sisi Lain Dialog Terbuka

  2. karena masa keci dikelilingi wanita berjilbab, sampe sekolah suka wanita berjilbab, kalo gitu seandainya sudah bertrmu dengan wanita berjilbab pujaan sebaiknya jangan dipacari, langsung di ajak menikah, itu lebih baik πŸ™‚

    ketela’s last blog post..PAVEMENT/SIDEWALK(TROTOAR)

  3. @Ketela
    Haha, memang niatnya juga nggak dipacari kok…tapi langsung dinikahi :bayipreman:

  4. :bayikiss:

    agah suragah’s last blog post..CALON MENANTU by IRWAN KELANA

  5. kayaknya tema tentang jilbab lgi banyak dibicarakan nih…hehe

    aya electro’s last blog post..Persahabatan dan Popularitas

    Heu, kebetulan saja sih, saya juga memang terinspirasi oleh tulisan yang lagi pada bahas masalah jilbab

  6. Saya juga suka ngeliat wanita berjilbab, entahlah kenapa perasaan saya pas ngeliatnya gimanaaa gitu.. nyaman, adem, nyenengin, pokoknya gitu deh..

    Makanya sekarang saya mendambakan seorang wanita jilbaber yang bener-bener beneran. Nggak serong kayak mantan si saya itu.

    Wanita seperti Aisha AAC gitulah.. :d atau minimal lah mencerminkan nilai-nilai islam yang sebenarnya..

    hmm..

    kapan yha..

    :bayipreman:

    BLOGIE’s last blog post..Remaja Di Dunia Kepura-puraan

    Heu, emang mantannya gimana gitu? πŸ˜€ mudah2an memang mendapatkan juga apa yang diharapkan πŸ˜‰

  7. Wahh ketemu anak bogor juga Salam kenal

    Gimana yah gak juga kali harus dilingkungan yang berjilbab trus kesananya suka yang berjilbab juga (pengalaman pribadi). Soalnya saya malah tegila2 ama yang berjilbab pas masuk SMA hehehehe :setancinta: . Pengennya sich nikah langsung cuman lom mampu :bayinyengir: .

    Lanjutkan usahanya Bang :angelthumbs:

    bayuhebat’s last blog post..Majuuuuuu Teruuusssss

    Hihi, sama saya juga pengennya langsung, tapi bukan karena belum mampu…masih takut2 gitu deh πŸ˜€

  8. Thez Al-Fajr

    Selera Nusantara….. :bayingakak:

    Heu2x, udah lama gk pake istilah ini.. :p

  9. lapor..!! skr sayah sudah berjilbab .. :)) hehehe..
    semoga semoga..

    Beneran? Alhamdulillah atuh… πŸ˜€

  10. salut juga nih dg mas donny yang belum serius menjalin hubungan dg lawan jenis. semoga perempuan berjilbab juga nanti yang akan mendampingi hidup mas donny. perlu siap2 mengincar para perempuan berjilbab yang berkesan di hati, mas donny, hehehehehe :bayingakak:

    sawali tuhusetya’s last blog post..Perlukah Pendidikan Antikorupsi Masuk Kurikulum?

    sebetulnya saya sih dari dulu niatnya juga serius, tapi si cewek nggak nganggap serius gara2 saya suka becanda πŸ˜€

  11. Riyand

    Salam kenal bang Doni…
    wh…saluth bwt bang Doni…
    btw…byk yg nunggu tuh bang…
    :tweety2: :tweety5:

    Riyand
    Jakarta

    Yang nunggu? banyak? mana? siapa? dimana? :p

  12. Tapi ada kiat dan romantika tersendiri lho… membuat istri jadi demen berjilbab … :tweety3:

    haniifa’s last blog post..Tahajud Perkuat Sistem Imun Tubuh

    Nah, ini yang saya belum bisa, jadi pengen belajar nih… πŸ˜€

  13. Donny kecil yang polos
    Donny ABG yang malu2
    Kenapa gak diajak nikah don yg udah jadi ustadzah itu

    masih orisinil
    whwhwhwh, masih garansi yah don, segel lom rusak???
    senasib kita don….

    chatoer’s last blog post..Asiknya Nyoblos Pilgub Jabar, Euy !

    Soalnya yang ustadzah itu udah nggak ketauan rimbanya :p

  14. Saya juga tergila2 kok… Tapi ndak dari balita mas… πŸ˜€

    adit-nya niez’s last blog post..DUIT

    Sejak kapan dong Dit? sejak ketemu niez-nya adit ya? :p

  15. Dilla

    Yg jd ustadzah skrg dah nikah belum ya?*wink wink*

    Bisa dpertimbangkan jd kontributor nyonya.donnyreza.net,hehe
    *ups,mlh ngomporin*

    Selamat menikmati proses pencarian ya,Donny..moga diujung jalan lurus sana sdg menunggu gadis shalihah yg mbuatmu berhenti tergila2,hehe

    Dilla’s last blog post..Persiapan Sebelum Melahirkan #1 : Rutin Olahraga

    Huehehe, belum tau mbak, sepertinya sih udah… dulu aja waktu SMP banyak peminatnya πŸ˜€

  16. Iya dela inget waktu a’donny cerita tentang “cinta pertama-nya” wih waktu itu semangat banget (berikut cerita “diracuni” teh botol/ teh kotak :bayingakak: )

    Hmmm…
    kalo teh kotak dijilbabin? :bayikedip:

    Teh kotak dijilbabin? sepertinya akan sangat tergila2 saya :p

  17. Ini postingan mengenang cinta sama monyet ya…heheheh πŸ˜€

    salah satu manfaat dari berjilbab yaitu untuk membentengi diri dari pria2 yang suka usil…so, mari gunakan jilbabmu πŸ˜€

    desmeli’s last blog post..Bila Nasi Telah Menjadi Bubur

    Hmmm, begitu ya? πŸ˜€ tappi masa nyuruh saya pake jilbab sih? πŸ˜›

  18. waaaah didoakan yah mas donny…
    agar segera menemukan sang mutiara kembali baik dlm sosok yg dulu atau wajah baru ehehehe πŸ˜‰

    theloebizz’s last blog post..-tHe tiMe iS coMinG-

    Ammiiinnnn, makasih ya? πŸ˜‰

  19. Sudah ketemukah dengan mutiara hatinya sekarang?

    edratna’s last blog post..Upgrade jaringan broadband yang bikin pusing

    Barangkali sudah ya bu, tapi saya nya kurang menyadari πŸ˜€

  20. iin

    ayo donny semanged!!!!

    iin’s last blog post..Goblet

    Semanged ngapain? :p dirimu kan berjilbab juga? haks haks…

  21. memang mas ya, untuk ce yang memakai jilbab akan menjauhkan dari sifat buruk sangka kita terhadap mereka …
    saya sendiri setuju banget sih,,,
    lain halnya dengan yang memakai pakaian yang feminim, maka pikiran kita akan timbul macem2,, hehehe ini sering saya alami,

    regard

    ochim’s last blog post..Kertas koran akan naik

    Sama, saya juga seperti ochim… adakalanya saya malah merasa risih dan malu sendiri kalo berpas-pasan apalagi sampai seangkot dengan yang feminim πŸ˜€

  22. semoga yang dicari-cari dapet dan memang itu yang dicari

    iya, mudah-mudahan πŸ˜‰

  23. Entah siapa yg lebih beruntung, antara aku dan Dik Donny.
    Sejak lahir, aku sudah terbiasa melihat wanita berjilbab. Sebab, ibuku dan saudari2ku serta sebagian bibiku berjilbab.
    Aku lebih mudah jatuh cinta setelah mengenal kepribadian, bukan dari penampilan, apalagi pada “pandang pertama”.
    Mungkin itu krn pengalamanku lebih “warna-warni”. Di antara wanita berjilbab yg kukenal, ada yg alim banget; tp ada pula yg munafik banget. Begitu pula pada muslimah yg memilih tdk berjilbab.
    Bagiku setelah 10 tahun berumah tangga, betapapun pentingnya segi lahiriah, segi spiritual itu jauh lebih penting!

    M Shodiq Mustika’s last blog post..Manfaatkan Agen Cinta

    Yah, tapi tentunya akan lebih ‘menyenangkan’ jika kita mendapat istri yang baik bungkusnya, baik juga spiritualnya πŸ˜‰

  24. wah….
    kita sama dunks mas.. :-D:-D

    Amrul’s last blog post..Warna Blog Gw Harusnya Kuning

    Sama laki-laki maksudnya? πŸ˜€

  25. Hahaha… SMA kita nan keren dan beken itu tersebut namanya! Halo adek kelas! πŸ˜›

    arya nasoetion’s last blog post..1k83: Berbahayanya Fitna

    Halo kakak kelas :p

  26. Menarik .. jadi itu toh alasannya Don hehe .. dan lebih afdol dan okey lagi kalo hati dan jiwanya juga baik. Mengabdi pada suaminya dan tau akan posisinya. Mudah2an, Donny tidak cuma memiliki 1 syarat itu saja ya. Biar tidak salah arah.

    erander’s last blog post..Berjualan kata-kata

    Tentu pak, itu hanya satu syarat saja diantara beberapa syarat lainnya yang lebih esensi πŸ˜€

  27. melihat judulnya aku pikir mengupas tentang wanita berjilbab karena terinspirasi film AAC…ternyata mengenang cinta sama monyet yach..hehehe…

    Btw, klo boleh saran sih jangan cuma asal berjilbab untuk diluar aja tp berjilbab hatinya juga..

    Didoain deh.

    Salam kenal ya orang Bogor πŸ˜€

    ratna’s last blog post..Wah…Dapet Kerjaan itu susah-susah gampang deh…

    Yup, terima kasih atas sarannya, itu yang pasti akan saya lakukan dan usahakan. Salam kenal juga πŸ˜‰

  28. beuhhh, diriku juga lebih suka wanita berjilbab.
    *toss sama dony* :mrgreen:

    hanggadamai’s last blog post..Biar Hitam Yang Penting Manis

    Tos juga sama hangga, sayangnya mr. green saya pecat dari sini :p

  29. ven

    aiiih dony aya-aya wae…balita udah jatuh cinta.
    bener2 terobsesi nih ama jilbaber. Dapet yg sholehah ya don.
    Jadi pengen crita..
    anak2ku wkt dibawah satu thn, gag mau klo digendong ama perempuan yg gag pake jilbab, kali kebiasaan ngliat emaknya yg pake jilbab atw dikiranya perempuan jilbab itu emaknya *mirip kali yah muka semua perempuan jilbabab di mata anakku*
    Tapi setelah dtatas satu thn, siprecil2 ini udah gag begitu lg, mereka mau diajak orang asalkan orang itu bw apa yg mereka suka -permen- *huh racun*

    ven’s last blog post..PaNaaas

    Huehehe, sebetulnya sih karena permennya itu ya mbak? sama kayak saya dulu yang mau diajak kemana pun asalkan ada teh botol dan teh kotak πŸ˜€

  30. Kok yang sekarang (saat ini) tidak diceritakan?
    **kabuuurr**

    Riyogarta’s last blog post..Dialog di SMS

    Soalnya yang sekarang mah nggak ada Om :p *ngeles*

  31. hihiy, postingan yang manis.. ^^

    btw, saya udah baca tulisan mas donny di istikharah cinta tuu.. telat ya? hhe..

    azkaa,,’s last blog post..100 fakta tentang azka

    Nggak ada yang telat untuk sebuah buku πŸ˜€ gimana pendapatnya? penasaran saya πŸ˜€

  32. ROY

    heheh..
    wanita berjilbab ya….
    roy sudah baca beberapa posting tentang wanita berjilbab..
    dan komentar roy tetap sama…
    sebaik-baik wanita adalah wanita shaleh yang menjaga ke sholehannya

    hehe
    ternyata roy orangnya bijak juga ya….

    ROY’s last blog post..KETIKA ALLAH BERKATA TIDAK

    Yang seperti apakah yang menjaga kesholehannya itu? πŸ˜‰

  33. Daku dari dulu bercita-cita pengen jadi akhwat (jilbaber) yang tangguh, tapi implementasinya gak semudah membalikkan tubuh (bosen membalikkan telapak tangan terus :d ). Terlalu banyak godaan, baik dari dalam diri maupun faktor luar, ditambah masih rapuhnya diri ini menyikapinya.

    Sejujurnya, kalo daku melihat “mutiara-mutiara” itu, suka ngiri aja. Heu… ;-( Semoga cita-cita daku itu bisa daku wujudkan, perlahan-lahan tapi pasti, sepanjang hidup daku. Amiiin… πŸ˜€

    :daah:

    Yah, semoga dirimu nggak sampai menyerah ya? perjuangan ke arah sana memang berat putri πŸ™‚ saya doakan dan saya bantu kalau bisa πŸ˜‰

  34. Serasa masih di blogspot, jadinya salah ngisi alamat website

    :angel2:

    putri hujan’s last blog post..Takperlu Tahu

  35. masih belom dapet kan don?? sama seno aja, dia juga dah mulai gila gara-gara udah mau nikah tapi belom dapet pasangan :setanngakak:

    kalo si dia baca ini, bisa ketahuan lo don :bayinyengir:

    What? jadi selama ini belum nikah? gua kirain udah nikah…:p

  36. Jadi terinspirasi pengen bikin tulisan berjudul:

    “Tentang Lelaki Berjenggot”

    atau

    “Putri Hujan dan Tujuh Lelaki”

    (niru judul dongeng “Putri Salju dan Tujuh Kurcaci, hihihi…).

    Sapatau kisahnya bisa best-seller… πŸ˜‰

    putri hujan’s last blog post..Skripsi Woy!

  37. Donny kecil yang pintar….
    Semoga istrinya kelak juga berjilbab…
    “Wanita baik-baik untuk laki-laki yang baik-baik…”

    ‘Nin’s last blog post..Menyesalkah Kau?

  38. saya dari dulu pengen berjilbab rapi, hihi.. πŸ™‚
    hiks tapi ternyata sampe sekarang cuma gini-gini aja πŸ™ masih belom rapi..
    doain ya biar tambah baik dan istiqomah πŸ˜†
    baik itu penampilan trus hatinya juga dunks…
    hidup memperhaiki diri!!

    nengthree’s last blog post..KOPDAR VS OUTBOND

  39. hariadi

    emang adem lho kalau liat wanita berjilbab, yg cantik akan lebih cantik .. kaya si Rianti itu lho kalau di sinetron munajah cinta kelihatan lebih cantiik and cool githoo.. makasih bang Donny . numpang tulisan..

  40. merlin

    sebenernya saya udah pernah latihan pake jilbab tiap hari, dimanapun kapan pun.saat itu saya berhasil. tapi cuma 3 bln lebih saya bertahan. saya kira wanita berjilbab memeng berbeda. tapi kini saya tidak bisa berjilbab di rumah. karena banyak orang yang mikir buat apa saya pake jilbab kalo banyak co nya. padahal saya pacaran cm 1 kali juga sekarang sudah saya putusin. cuma saya banyak temen co dan mereka suka saya. jadi mereka sering ke rumah main. di situ tetangga pada gosipin hal yang tidak benar yang buat saya sedih. dan da temen pondok saya yang nyinggung hati saya gitu. so… sekarang iman saya kendor. saya berjilbab sekarang hanya kalo mau pergi. menurut mu saya harus gmn y???

  41. linda

    aku suka banget cerita mas ni. aku itu dulu pake jilbab di rumah ataupun di luar rumah itu karena liat temen ku mondok. tapi setelah saya berlatih pake jilbab temen pondok saya malah kaya ga setuju gitu. saya jadi sedih apalagi omongan orang-orang lain. sekarang saya berjilbab cuma kalo mau pergi-pergi saja. terus gmn donk mas doni…..??? :tweety4:

  42. @ merlin & linda

    Berjilbab ketika pergi itu sudah bagus. Yang penting, niatnya ikhlas dalam rangka mencari ridho Allah, bukan supaya dilirik oleh Donny dkk πŸ˜‰
    Untuk bahan renungan, silakan simak http://muhshodiq.wordpress.com/2008/03/29/sahabat-iblis-yang-sok-alim/

    M Shodiq Mustika’s last blog post..Pilihan Cinta (resensi buku di Riau Pos)

  43. Donny Reza

    @Merlin dan linda,
    Saya kok ngerasa orangnya sama ya? πŸ˜€ nggak masalah sih. Intinya, dalam persoalan ibadah adalah untuk siapa anda beribadah? Benar menurut kang shodiq, yang penting Allah yang menjadi tujuannya. Sebab kalau anda memakai atau melepaskan jilbab karena orang lain, niscaya anda akan selalu menemukan hambatan ketika berjilbab.

    Satu saja pesan dari saya jika memang serius berjilbab, yakini saja bahwa apa yang anda lakukan adalah benar. Persoalan orang lain tidak suka, tidak setuju, dll … itu bukan urusan anda, dan anda tidak perlu merasa terganggu. Wallahu’alam πŸ™‚

  44. joy

    gw suka bgt sama wanita yang berjilbab, tapi hatinya juga berjilbab juga..

  45. kang perhiasan itu indah, seindah-indahnya perhiasan itu adalah wanita sholehah.. bila akang benar-benar ingin dengan wanita berjilbab, jangan bawa dia pacaran
    karena dalam Islam itu tidak ada pacaran.. ajak langsung dia Khitbah (lamar)
    itu cuman sran loch, terserah akang mo atau tidak juga..
    tetap Istiqomah.!!!!!

    ridwan’s last blog post..euro makin rame euy

  46. Moniq

    Ass. Ms Don, aq salut bgt sama artikelnya.aq wanita berjilbab, awalnya aq berjilbab krn dipaksa ortu tapi lama2 kok jadi jilbaber itu ada enaknya, yac bisa punya jati diri n lebih dikenal. Mungkin aq karang masih belajar coz klo di rumah aq ga jilbaban cuma mo pergi2 aj. Tak doain y mas cepet nemuin mutiara hati, Ok!

  47. Moniq

    Ass. mas Donny!
    Pertama kali baca

  48. menunggu undangan ™ dari om donny nih

    Harry’s last blog post..Silahkan Buang Dimana Saja

  49. siti

    ska wanita berjilbab y??tp hati2 jgn jilbabnya aza yg diliat tpi juga akhlaknya.
    st do’akan smoga kmu mendptkan istri yg sholehah, menerima kmu apa adanya.ok.tetep semangat.enjoy your life. πŸ™‚

  50. Mau baca bagian “Thanks to…” di skripsi daku?

    Ada bagian:
    “… Semoga segala kebaikan manusia aneh yang satu ini dibalas Allah dengan seorang bidadari di dunia, juga di akhirat nanti….”

    Heu… udah daku amin-in tuh πŸ˜‰

    putri hujan’s last blog post..Playlist Skripsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén