Browsing Category: "Curhat"

Breaking The Rules

Curhat January 25th, 2008

Sekarang….

Saya sedang sangat kesal. Dan ingin sekali menabrak aturan-aturan yang ‘mengganggu’ itu. Aslinya, saya adalah orang yang selalu berusaha untuk menuruti peraturan. Tidak pernah berniat melanggar lampu merah, tidak membuang sampah sembarangan. Kalau bawa motor, maunya pake helm yang safe dan sesuai standar, meskipun selama ini belum pernah bikin SIM :-D

Saya sendiri punya aturan, “Jika apa yang akan saya lakukan diijinkan oleh Islam (Allah) maka saya kerjakan. Jika tidak diijinkan, sebisa mungkin saya berusaha untuk menghindar bahkan tidak melakukannya“. Sesederhana itu. Saya pakai kata “sebisa mungkin“, karena kadang-kadang ada saat dimana kita dihadapkan dengan situasi yang dilematis dan sulit untuk kita hindari. Barangkali, lebih tepat jika dikatakan sedang berada di wilayah ’syubhat’. Jangan salah, ada beberapa teman yang curhat mengenai situasi semacam ini dan mereka mengaku sulit untuk tidak melakukan hal yang salah itu.

Ah, lain kali saja saya ceritakan apa yang sedang saya hadapi sekarang. Intinya, saya sedang kesal. Jika bisa dipermudah, kenapa harus dipersulit dan mempersulit diri sih?! Selama tidak melanggar peraturan Allah, kenapa harus menambah-nambah aturan lagi?! Bikin ribet saja. Ketika dalam situasi seperti inilah, jiwa pemberontak saya seringkali keluar. Barangkali karena saya juga seorang programmer, saya berusaha untuk taat pada aturan ini, KISS ( Keep It Simple Stupid ). Maka, ketika diharuskan menggunakan ‘algoritma’ yang ribet, padahal bisa disederhanakan, saya malah jadi senewen sendiri. Begini jadinya kalau terlalu tergantung sama orang lain.

Maaf, saya sedang sedikit agak terlalu sangat kesal. Sedang ingin mencaci maki menumpahkan apa yang ada di hati. Maaf jika setelah baca tulisan ini anda tidak mendapatkan pencerahan. Sekali lagi, maaf….

C 1 H 3 U L 4 17 6. 250108.11.00.

Seret Rezeki

26, Curhat, Refleksi January 20th, 2008

Haha.  Rupanya Allah sedang bercanda. *positive thinking mode: always on* :D  Dalam 3 minggu terakhir ini,  ada beberapa kejadian yang malah bikin saya tertawa-tawa daripada menangisi kejadian tersebut.  Entahlah.  Barangkali saraf saya ada yang putus :p.

Pertama, kejadian ketika monitor saya terbakar.  Akibatnya, project membuat sebuah program kasir dengan senang hati terpaksa saya batalkan.  Untungnya, Weni, sahabat saya ketika kuliah dulu yang sekarang tinggal di Jogja bersama suami dan anaknya memahami alasan saya tersebut.

Kedua, ada masalah dengan motherboard PC saya.  Salah satu konektor IDE untuk harddisk dan CD-ROM saya rusak.  Akibatnya, saya tidak bisa menggunakan CD/DVD-ROM, karena dengan satu kabel data, saya hanya bisa memasang 2 harddisk yang saya miliki.  Sebetulnya tidak akan menjadi masalah kalau saja Linux IGOS tidak saya install di harddisk yang ke-2.  Jika salah satu harddisk tidak terpasang, saya tidak bisa menggunakan komputer sama sekali.  Padahal, tadinya saya sudah cukup senang setelah monitor selesai diservice, karena niatnya akan melakukan migrasi menggunakan Linux Ubuntu.  Selain itu, CD-RW saya juga memang sedang rusak :D

Ketiga,  project 2,5 juta batal.  Ceritanya, teman sekostan menawari saya untuk membuat website alumni.  Teman sekostan saya itu juga sebetulnya sedang mencarikan web programmer untuk temannya.  Merasa memiliki waktu yang terlalu cukup luang, saya meng-iya-kan tawaran tersebut.  Hanya saja, karena merasa akan kerepotan juga kalau mengerjakan sendiri dan saya juga sedang berbaik hati ingin bagi-bagi duit berencana untuk merintis hidup di jalan pedang dunia freelance, saya mengajak Catur.  Tujuan saya sederhana saja.  Dengan dikerjakan berdua, saya merasa pekerjaan akan lebih cepat dan duit cepat turun ada teman untuk diskusi dan sharing.  Hanya saja, malam di mana temannya teman sekostan saya itu ingin membicarakannya, saya sedang mengikuti ta’lim rutin, sehingga saya tidak bisa bertemu dengan yang bersangkutan.

Malam esoknya, ketika saya sedang tidur, teman sekostan saya tersebut meminta maaf karena project tersebut sudah diserahkan kepada orang lain.  Setelah mendengar hal itu, saya bilang “oh, nggak apa-apa atuh, tenang aja“.  Dan saya tidur lagi.  Bangun beberapa saat untuk mengabari Catur perihal itu.  Setelah itu, tidur lagi :D  Menyesal? Tidak juga, malah saya tertawa-tawa ketika mengabari Catur lewat SMS.  Sampai sini, saya semakin curiga…jangan-jangan saraf saya memang ada yang putus ya? :p

Keempat, flashdisk saya hilang.  Gara-garanya ketika mengirim booklist yang saya miliki ke teman SMA saya, Ucup.  Barangkali karena saat itu saya mengantuk akibat begadang semalaman, saya tidak ingat dengan flashdisk yang masih tertancap di komputer client warnet.  Saya juga pulang terburu-buru karena sudah sangat mengantuk.  Setelah terbangun dari tidur, barulah saya sadar kalau di kamar saya tidak ada flashdisk.  Setelah diingat-ingat kronologi hari itu, saya menduga flashdisk masih tertancap ketika pulang.  Setelah saya cari ke warnet, flashdisk tersebut sudah raib.  Dan, lagi-lagi, saya hanya bisa tersenyum.  Dalam pikiran saya berkata, “oh, ada yang ambil rupanya, itu artinya saya bisa dapat flashdisk baru” Hihi :D.

Kelima, kemungkinan besar saya batal lagi mengajar di almamater tercinta semester ini. Dampaknya, saya tidak jadi dapat pemasukan dari sini.

Praktis, gara-gara itu, pengeluaran saya akan bertambah.  Sementara pemasukan sedang seret sekarang.  Sebagian besar pengeluaran itu justru di luar prediksi saya.  Dampaknya, beli Laptop atau DSLR batal.  Namun, sejujurnya, saya tidak merasa tersiksa dengan keadaan ini.  Saya malah sedang merasa senang.  Saya mencoba untuk menyadarkan diri setiap saat bahwa suatu waktu kita akan dihadapkan dengan episode-episode hidup semacam ini.  Maka, saya selalu berusaha agar hati ini tidak terlalu terpikat dengan materi atau apa pun yang sejatinya -cepat atau lambat- akan lepas dari tangan kita.  Saya sih tidak ingin hati saya diperbudak oleh hal-hal semacam itu.  Saya ingin hati ini merasa merdeka.  Merdeka ketika memberi, merdeka ketika bersedekah, merdeka ketika membayar zakat…ah, sepertinya menyenangkan ya? :)

C 1 H 3 U L 4 17 6. 200108. 07.00

Re-Post

Curhat, SerbaSerbi January 19th, 2008

Tadinya mau melanjutkan tulisan yang tertunda di draft blog ini.  Akan tetapi, karena semalaman ini hanya tidur 1 jam, otak saya tidak bisa terlalu diajak berpikir serius untuk menulis.  Ditambah, saya sedang kesal!!  Haha, sedang sensitif nih.  Akhirnya, malah belajar english lagi di beberapa situs, diantaranya english4today, english-the-easy-way dan englishgrammar101.  Dulu rasanya susah sekali belajar english, sekarang juga sama saja sebenarnya :D tapi, agak mendingan, sudah muncul titik terang.  Meskipun saya masih selalu sering kebingungan jika berkaitan dengan grammar.

Selain itu, terpikir untuk membuat page tulisan-tulisan lama yang menurut saya tulisan terbaik yang pernah saya publish, karena memang melalui proses berpikir yang cukup panjang dan melelahkan.  Sekarang, saya merasa agak kesulitan ‘mendapatkan’ tulisan-tulisan semacam itu lagi.  Tulisan-tulisan tersebut antara lain:

  1. Cinta, Keimanan dan Kemerdekaan
  2. Istiqamah Kuadrat
  3. Takdir: Rezeki, Jodoh dan Kematian
  4. Seri Takdir

Kalau membaca tulisan-3 dan 4, sebetulnya saling mendukung.  Hanya saja, karena tulisan 3 lebih awal muncul, mungkin ada sedikit terjadi pertentangan karena tulisan-4 bisa jadi adalah bentuk revisi dari pemikiran saya di tulisan-3.  Meskipun, tidak terlalu berbeda sebetulnya.

Ah, sudahi saja.  Sedang malas menulis panjang-panjang dan masih kesal.  Gara-gara su’udzan sama sesuatu seseorang.  Dan lagi, saya juga sedang mereka-reka 1001 alasan positif yang bisa saya terima kenapa seseorang itu bersikap seperti itu.  Teteeppp, harus positive thinking ;)  Jadi ingat kejadian kemarin sore, sewaktu mendikte tulisan untuk salah seorang anak jalanan yang sedang belajar menulis.  Saya mendikte begini, “Tahu tempe sedang mahal, tapi saya selalu ceria:D Bisa jadi Quote of the days tuh! Hihi.

C 1 H 3 U L 4 17 6. 190108.  08.08.

Kabar Baru, Tantangan Baru

Curhat January 13th, 2008

Kadang-kadang, saya masih merasa seperti sebuah mimpi setiap kali membaca email dari Kang Shodiq berikut ini.  Mohon maaf sebelumnya jika ternyata Kang Shodiq kurang berkenan karena emailnya saya tampilkan.

Assalamu’alaykum Dik Donny

Kabar terbaru dari penerbit, buku kita (Istikharah Cinta) sudah dicetak. Pekan ini terbitnya.

Mau nulis buku bersamaku lagi?

Tantanganku padamu: ajukanlah usul tiga atau empat judul buku untuk kupilih satu diantaranya. Setelah itu, tulislah artikel/postingan yang relevan dengan judul pilihan tersebut di dalam salah satu dari blog-blogku di WP. (Aku akan memilihkan blogku yang paling relevan untuk menampung postinganmu.) Jumlahnya, minimal satu postingan per pekan, maksimal tak terbatas.

Beberapa artikel mungkin perlu kaurevisi berdasar masukan dariku, lalu kuedit. Dari sekitar 30-an atau 40-an artikel, jadilah nanti satu buku hasil kerjasama kita berdua ini. Oke?

M Shodiq Mustika

penulis buku Cinta & Pengembangan Diri

http://muhshodiq.wordpress.com/

Read the rest of this entry »

Partner

Curhat January 5th, 2008

Sudah 2 malam terakhir ini, sahabat saya Chris menelpon saya, memanfaatkan fasilitas 5000-an dari sebuah operator. Meskipun hanya 15 menit lebih, tapi hal itu ternyata cukup menjadi sebuah penawar kerinduan saya terhadap kehadiran sahabat yang rasanya sudah lama sekali menghilang. Chris hanya salah satu dari sekian sahabat dekat saya, tapi hampir seluruh sahabat saya sedang sibuk dengan dunianya sendiri-sendiri sekarang. Saya kadang merasa kesepian sekali.

Read the rest of this entry »

blank