Pada Suatu Pernikahan
Intermezzo May 16th, 2008
Sudah terlambat 5 menit dari jadwal akad yang tersebar melalui undangan. Penghulu sekaligus petugas KUA sudah menunggu, tetangga, kerabat, sahabat dan keluarga sudah hadir di dalam sebuah masjid. Demi menyaksikan proses akad yang sakral tersebut. Pengantin wanita didampingi ibunya sudah menunggu, resah. Pengantin pria dan keluarganya belum juga tiba. Tidak kalah kesalnya beberapa orang yang ditugaskan sebagai tim penyambut pengantin pria dan keluarganya.
Masuk menit ke-10 dari jadwal yang direncanakan berlangsungnya akad. Batang hidung pengantin pria belum juga kelihatan. Sementara orang-orang di dalam masjid sudah mulai gelisah. Sesekali melihat keluar pintu, berharap mendapati pengantin pria di sana. Namun, harapan tinggal harapan. Dalam situasi seperti itu, sangat mudah timbul bermacam-macam rumor. “Jangan-jangan pengantin prianya kabur“, “Jangan-jangan pengantin pria ketahuan istri pertamanya” dan berbagai macam “jangan-jangan” yang lainnya.
Bukan hanya sekali dua kali pihak panitia menghubungi pihak pengantin pria, sudah berkali-kali. Akan tetapi, tidak ada jawaban. Memang terdengar nada sambung, tapi tidak ada yang menerima diseberang telpon sana. Sementara penghulu sudah mulai mengeluarkan ancamannya. Dia akan meninggalkan acara jika dalam 15 menit ke depan pengantin pria masih belum tiba juga. Maklum, hari itu sang penghulu menerima orderan menikahkan pasangan lebih banyak daripada biasanya.
Mendengar berbagai macam rumor tersebut, ditambah ancaman dari sang penghulu, membuat hati pengantin wanita menjadi sangat sedih. Jika saja sendiri, ia akan menangis. Sementara ibunda tercinta berkali-kali memanjatkan do’a dan ber-istighfar, sambil sesekali memeluk anak tercintanya, berupaya menyunggingkan sebuah senyum. Berhasil. Pengantin wanita ikut tersenyum, meski gelisah tak tertanggungkan. Sementara sang ayah berusaha untuk tetap tenang dan mencoba menguasai situasi yang menegangkan tersebut.
Sementara itu, sekitar 500 meter dari lokasi akad nikah…
“Pak, belok pak, kita muter lagi … “, pinta seorang laki-laki dengan pakaian pengantin kepada pria lebih tua yang mengendalikan mobil yang ditumpanginya. Cukup tua untuk menjadi seorang kakek.
“Duh, kamu …!! Ini sudah yang kelima kali kita muter-muter di sini. Kasihan kan, orang-orang sudah menunggu. Sebenarnya, kamu niat nikah nggak sih? Lagipula, malu kita dilihatin sama orang-orang sekitar sini. Muter-muter nggak jelas, rombongan pula!! Apa kata dunia?!” hardik sang ‘kakek’.
“Iya, Pak. Maaf. Habis saya grogi banget sih, sekali lagi aja ya muternya?“, pinta sang laki-laki lagi dengan wajah memelas.
Dan …
Hari itu berakhir bahagia bagi pengantin pria dan wanita.
NB: Itu salah satu pikiran yang muncul di kepala saya kalau menghadiri akad nikah yang pengantin prianya terlambat nikah. Heuheuheu.



May 16th, 2008 at 6:04 am
agah @ flower city’s last blog post..BAGAIMANA SAYA MENGATASI PERASAAN KESENDIRIAN
May 16th, 2008 at 6:32 am
GR’s last blog post..GPRS Gratis Tanpa Tapi
May 16th, 2008 at 11:50 am
Paling grogi ketika meng-khitbah. ..hehe
Alex’s last blog post..DI KALA SHUBUH
May 16th, 2008 at 12:55 pm
Ly’s last blog post..PECUNDANG PESAKITAN
May 16th, 2008 at 4:22 pm
indra kh’s last blog post..Buka Mata ini Nyata
May 16th, 2008 at 7:44 pm
nah kalo ketika ijab-qabul sempat nyasar, tetapi unutngnya datangnya tidak telat, malah terlalu pagi, karena salah memperkirakan tadinya mengira di jalanan akan ada kemacetan eh ternyata jalanan lengang2 saja
btw bro, kayaknya bentar lagi bakal ada undangan nih di blog ini ?
adit’s last blog post..Silahkan Merokok Dengan Bebas Jika Bumi Telah Menjadi Milik Anda
May 16th, 2008 at 8:53 pm
jadi kapan undangannya….
May 16th, 2008 at 11:37 pm
hanggadamai’s last blog post..Yuk Kita Bantu Hak Mereka
May 17th, 2008 at 2:48 am
eh eh eh
tapi seorang om baru saya yang bukan telat nikah tapi sudah sangat tua buat kembali menikah groginya beda… ga senyum sampai resepsi selesai dan menyebabkan album pernikahannya rada kurang sedep dipandang hehehe
natazya’s last blog post..From Klab Baca Qanita : Cara Baru Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan
May 17th, 2008 at 11:20 am
ridu’s last blog post..Obat yang Bernama Feminax
May 17th, 2008 at 1:30 pm
yoenday’s last blog post..blog.. spot..
May 17th, 2008 at 3:30 pm
aku belum ngerasain sih…:)
May 17th, 2008 at 4:30 pm
doakan saya ya
realylife’s last blog post..Legowo… ketika ” kang ” Thomas lepas dari genggaman
May 17th, 2008 at 5:33 pm
abishek’s last blog post..LORD MACAULAY’S ADDRESS TO THE BRITISH PARLIAMENT-1835
May 18th, 2008 at 4:05 pm
jangan sampe telat gitu ah, ksian bikin dag dig dug belalang kuncup :lol:
nengthree’s last blog post..Bingung judul
May 22nd, 2008 at 3:47 pm
torasham’s last blog post..Memanfaatkan Lahan KA dengan Nilam
June 9th, 2008 at 8:55 am
Chika
http://www.f-buzz.com
Chika’s last blog post..Tips Mempertahankan Gairah Cinta
June 6th, 2009 at 9:04 am
muuf ade ga bisa datang k resepsinya..yang datang doanya ajah yah..semoga cepet dapet de2 bayi..AMIIINNNN..hehehe