I Support Palestine!

Tidak banyak yang bisa saya lakukan untuk membantu saudara-saudara saya di Palestina sana. Akan tetapi, mudah-mudahan, bisa cukup memberi arti. Ini bukan propaganda untuk melakukan kebencian, tapi sebuah perlawanan. Meski hanya sebuah tulisan, meski hanya sebuah banner terpasang. Akan tetapi, setidaknya sudah mewakili sikap saya.

Bagi saya tragedi penyerangan Israel di Gaza membuktikan satu hal. Bahwa demokrasi hanya sebuah omong kosong yang diagung-agungkan. Bahwa HAM tidak lebih hanya sebuah dongengan semata. HAM hanya berlaku jika warga Israel, Amerika dan penjilat-penjilatnya menjadi ‘korban’, tapi tidak berlaku bagi yang menentangnya. Meski para penentang tersebut berada di pihak yang benar. Perhatikan saja, tidak akan ada satu pun tindakan yang akan dilakukan oleh PBB atau Amerika untuk menghentikan serangan tersebut. Paling hanya kecaman keras, seperti yang saya lakukan sekarang. Kalau begitu, untuk apa ada PBB? bubarkan saja!!

Bom di Bali yang dilakukan oleh Imam Samudera cs, meskipun saya tidak pernah menyetujuinya, belum ada seujung kukunya dibandingkan penderitaan puluhan tahun rakyat Palestina. Akan tetapi, tidak satupun pemimpin yang bertanggung jawab untuk itu yang mati dieksekusi dalam penjara. Tidak satupun.

Israel dan Amerika boleh saja berbusa-busa mengatakan bahwa yang diserang adalah pusat persenjataan HAMAS. Akan tetapi, adalah sebuah kenyataan bahwa korban terbesar adalah rakyat sipil. Anak-anak dan wanita diantaranya. Bancinya, penyerangan juga dilakukan di malam hari, dengan persenjataan tercanggih pula. Saya tidak yakin pasukan Israel cukup berani untuk bertempur saling berhadap-hadapan, seperti perang-perang zaman dulu. Perang yang lebih adil. Terhadap anak-anak bersenjata batu dan ketapel pun mereka tunggang langgang.

Saya tidak pernah merasa yakin dengan perundingan damai atau gencatan senjata akan menyelesaikan masalah di Palestina. Satu-satunya cara adalah hilangkan Israel dari muka bumi!! Sudah puluhan kali gencatan senjata dan perundingan damai dilakukan, tapi nihil hasilnya. Selalu nihil. Bagi Israel, tidak boleh satupun warga Palestina yang tinggal di tanah itu. Itu adalah tujuan utamanya. Selanjutnya, tinggal pintar-pintar mereka saja mencari alasan penyerangan dan melakukan genosida.

Kalau pemerintah Indonesia mau, sebetulnya tinggal kirim pasukan saja. Daripada TNI di Indonesia juga menganggur dan seringnya malah ribut sama saudara sendiri. Setidaknya, dengan dikirm ke Palestina, latihan perang yang dilakukan selama ini akan ada manfaatnya. Siapa tahu bisa jadi orang-orang yang mati syahid!! Apakah saya terlihat kejam kalau mengusulkan ini? Ya, ya… saya tahu, tidak bisa mengharapkan pemerintah Indonesia dalam hal ini. Saya pun, toh, tidak bisa berbuat banyak. Cuma bisa cuap-cuap tanpa aksi. Setidaknya saya sudah berusaha untuk mengatakan hal yang menurut saya benar. Wallahu’alam…

NB:

Banner diambil dari blognya Dhika. Kalau mau berbuat lebih banyak, baca juga posting Dhika yang ini dan posting Bambang yang ini.

loading...

Previous

The Art of Decision Making

Next

Agar Bangsa Indonesia Tahu Balas Budi

34 Comments

  1. Btw, besok ada aksi damai untuk Palestina serentak di kota kota besar jam 8 -11

    mr.bambangs last blog post..Hadiah Tahun Baru

  2. Indonesia? tetep terpaku dalam keterdiamannya

  3. kumaha atuh kumaha?

  4. bener2 indonesia hanya termenung..
    kog saya gak ada dengar indonesia ngirim obat2an ke sana? yang ada malah warga indonesianya, pemerintah udah pada jadi boneka amerika..
    israel.. binatang berwujud manusia, anak cucunya di ajarkan untuk menjarah hak orang selain yahudi dengan cara apapun, walau dengan membunuh sekalipun..

  5. @mr.bambang: gimana aksinya? saya malah ‘terkapar’ di sini gara-gara jadi batman :))

    @pudakonline: ya, biasakan? badannya aja gede, nyalinya masih kayak anak TK :p

    @lala: ya, minimal ngadoakeun, maksimal ikutan ke sana 😀

    @dimas: kalau denger dari penjelasan dr. Joserizal Jurnalis, yang dari MER-C, dari Indonesia memang cuma bawa obat sedikit, tapi nanti di Mesir belanja obat-obatan. Cuma itu kan dari MER-C, kalau yang lain-lain saya nggak tahu juga, cuma yang jelas bantuan uang sepertinya cukup banyak juga.

  6. iya setuju mas israel memang biadab harus dihilangkan dari bumi ini,tetapi klo indonesia ngirim pasukan secara terang-terangan pemerintah takut sama hutang indonesia kan yang punya IMF Zionis, kalau ngirim pasukannya diem-diem mungkin bisa yah…

    klo berkenan mampir yah ke blog saya 🙂

    lufthis last blog post..Stereogram

  7. palestina, palestina

    selamatkan! selamatkan!

    yahudi, yahudi

    hancurkan! hancurkan!

  8. Tyo

    dasar orang tolol, gampang teriak bunuh ini itu, bantu ini itu.
    makanya jangan cuman ngeblog doang, ntar lu lu tambah goblog aja.
    08567282487

  9. Boleh tanya, ya, Don!
    Alasan paling mendasar apakah yang membuatmu mengusulkan “hilangkan Israel dari muka bumi”?

    M Shodiq Mustikas last blog post..Doa Supaya Tidak Jadi Perawan Tua

  10. namanya bangsa yahudi ya sudah dari sononya gak bisa dipercaya

    cuma bisa ikut berdoa aja buat saudara-saudara di palestina

    Harrys last blog post..Alun-alun Denggung

  11. siti

    Assalaamu’alaikum
    lets we pray for palestine..more pray..more khusyu…

  12. Donny Reza

    @Tyo,
    Terima kasih atas pujiannya 😉 tapi barangkali anda juga harus instrospeksi, kalau anda bilang yang ngeblog itu tolol, kenapa anda baca tulisan orang-orang tolol?? Bukankah itu nanti bikin anda jadi tolol?? atau jangan-jangan… sekarang juga sudah tolol?! Coba cari dalam tulisan saya yang nyuruh orang ngebunuh?? Kirim pasukan? itu kan tugas tentara, salah satu tugasnya menjaga perdamaian, meskipun dengan perang. Justru menjadi sangat bodoh kalau melihat kedzaliman, tapi sesungguhnya tentara kita sanggup menolong, pemerintah diam saja.

    Mau ambil jalur diplomasi? udah bosen, saudaraku …!! Lalu apa yang anda lakukan, diam saja? hare geneee….???

    @M Shodiq Mustika,
    Saya tidak mengatakan “hilangkan orang-orang Israel”, tapi “hilangkan Israel”, yang merujuk ke negaranya, bukan orang-orangnya. Bagaimanapun, membunuh adalah pilihan terakhir. Berdasarkan sejarahnya, Israel sebetulnya mencaplok tanah Palestina. Orang-orangnya bisa tetap hidup semaunya mereka, tapi tanpa organisasi (negara) mereka tidak akan seenaknya sendiri hidup di muka bumi ini. Saya kira begitu 🙂

  13. Assalamualaikum,
    Salam kenal dari Sukabumi,
    di tunggu kunjungan dan komentar baliknya di Pustaka Eidariesky
    bila anda tidak berkeberatan kami, ingin bertukar link dengan anda…
    Wassalam

    eidarieskys last blog post..HAMAS Hancurkan Tujuh Tank Zionis

  14. Waaah, rame ya Don, hehehe.. Ikut urun suara ya Don, biarpun mungkin gak semua pendapat gua sejalan. Boleh ya?

    Pertama, gua harus bilang, sepertinya semua orang di muka bumi ini (kecuali Amerika Serikat), setuju bahwa apa yang sedang ada di Palestina sekarang (dan sejak lama) adalah sebuah pembantaian dan kebiadaban. Sekutu terdekat AS saja, Inggris, sudah menyerukan penghentian serangan oleh Israel. Sikap itu sudah lumayan lah, dibandingkan dengan Amerika yang tetap membabi-buta membela tindakan negara zionis tersebut.

    Kedua, gua juga setuju kalau Amerika sering bermuka dua dalam hal demokrasi dan HAM.

    Ketiga, PBB jangan dibubarkan donk, Don, hehe… Soalnya badan-badan PBB kan bukan hanya DK, yang dalam hal ini memang mandul dalam mengeluarkan resolusi untuk Israel. Kalau gua sih lebih memilih untuk mengusahakan reformasi di dalam tubuh DK PBB. Masih banyak kok badan PBB yang berfungsi cukup baik. UNHCR misalnya, juga FAO, ILO, dll.

    Keempat, gua rasa penghilangan Israel dari peta bumi cukup sulit ya, Don. Sejarah memang berpihak pada Palestina, tapi sejarah ya cuma sejarah. Faktanya sekarang Israel sudah mencengkram wilayah itu sedemikian kuatnya. Menuntut menghapuskan Israel dan memberikan tanahnya pada Palestina hampir sama seperti menginginkan AS,Australia, dan Selandia Baru hilang dari muka bumi dan memberikan tanahnya pada penduduk asli mereka. Tiga negara yang gua sebut itu juga adalah merebut tanah yang mereka tinggali sekarang dari penduduk aslinya, indian Amerika, Aborigin, dan Maori.

    Gua gak tau sih gimana ramalan besarnya dalam Al-Quran. Ada yang bilang Palestina dan Israel akan terus berseteru. Ada yang bilang juga akan datang masa di mana pohon pun akan memberi tahu pejuang Islam bahwa ada yahudi yang bersembunyi di belakangnya.

    Tapi terus terang, sekarang ini sih gua belum melihat adanya kemungkinan Israel musnah. Paling banter mengusahakan agar Israel mengembalikan tanah-tanah yang dia caplok dari negara-negara Arab pada tahun 1948, 1967 dan 1973 (kalau enggak salah perang-perangnya tahun segitu). Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, begitu juga bisa kan?

    Kelima, mengirimkan TNI juga rada susah. Ongkosnya yang utama. Kita juga akan kepayahan mencari cara ke sananya. Berapa kapal laut kita yang bisa mengangkut personil? Berapa kapal terbang kita yang bisa terbang? Belum lagi terkait dengan izin melintas dari negara-negara yang dilalui.

    TNI juga di Indonesia gak nganggur-nganggur amat kok. Ada perairan Malaka yang harus diawasi agar perompakan di sana tidak menjadi separah di Somalia. Ada perbatasan yang harus dijaga agar patok-patoknya tidak bergeser ke wilayah kita. Ini juga terkait dengan pembalakan liar di hutan-hutan Kalimantan. Terkait dengan gempa di Papua, TNI juga dikerahkan ke sana untuk membantu.

    Pokoknya, serius Don, untuk menjaga wilayah dalam negeri saja TNI kita sebenarnya sudah cukup kepayahan, apalagi kalau harus merelakan sebagian lagi pergi ke Palestina.

    Mungkin kalau mau bisa mengerahkan TNI yang ada di Lebanon. Tapi konsekuensi politiknya terlalu besar, karena kita akan berubah dari peacekeeping forces menjadi war forces, dan sekaligus mengkhianati mandat PBB. Jadi, tidak semudah itu mengirimkan TNI ke Palestina. Ada banyak pertimbangannya. Kalau menurut gua sih, kita belum mampu lah mengirim pasukan ke sana untuk berperang.

    Selanjutnya, kayaknya banner itu bagusan lu pasang di sidebar deh Don. Biar ada terus meskipun nanti entry ini udah masuk ke archives.

    Terakhir, kayaknya kita sepakat deh Don, bahwa duduk manis di Indonesia tanpa bisa berbuat banyak untuk saudara-saudara kita di sana memang menyebalkan. Tapi mudah-mudahan doa dan entry di blog lu ini sampai lah pada-Nya, sebagai doa, agar penderitaan mereka di sana segera berakhir.

    arya nasoetions last blog post..1159: Hamas Bukan Teroris

  15. Dik Donny…

    Dengan alasan yang obyektif begitu, aku mendukung sikapmu ini. Menurutku, alangkah bagusnya bila alasan obyektif ini kau cantumkan pula di dalam artikelmu, supaya komentar-komentar yang masuk pun bisa lebih obyektif.

    Pertanyaan itu aku ajukan karena aku merasa khawatir kalau-kalau sikapmu ini terdorong oleh alasan yang subyektif, misalnya: kebencian.
    Aku ingat kisah ‘Ali bin Abi Thalib r.a. yang membatalkan niat hendak membunuh seorang musuh setelah musuh tersebut meludahi beliau. Dik Donny sudah tahu alasan mengapa beliau membatalkan niatnya itu, ‘kan?

    M Shodiq Mustikas last blog post..Konsentrasi Lelaki

  16. obenk

    hentikan israel…laknatullah..

    hanya iblis yang mampu bunuh dan melukai anak2 dengan sengaja..

  17. Donny Reza

    @arya nasoetion my brother,
    Terima kasih banyak untuk sumbang pikiran, analisa dan sarannya, gua “kalah telak” menyangkut persoalan fakta yang “bertebaran” di komentar lu :)). Esmosi sih… 🙂 di sisi lain, gua juga sebetulnya buta tentang peta politik Dunia 😉

    Soal reformasi di tubuh PBB, sangat setuju. Hanya persoalannya, dengan adanya hak veto yang dimiliki 5 negara, terutama Amerika, jangan-jangan reformasi pun menjadi sulit terjadi. Waktu saya bilang “bubarkan PBB!”, mungkin seharusnya ditambah juga dengan … “bikin Organisasi baru, di mana semua negara memiliki hak dan suara yang sama, tinggalkan saja Amerika sendirian!” :D. Barangkali kita juga cukup mafhum, sepertinya sudah cukup sering berbagai kesepakatan menjadi mental gara-gara sikap arogannya Amerika.

    Cuma sebenernya saya lebih sebel melihat negara-negara Arab dan OKI mati kutu, Mesir dan Arab Saudi terutama. Entah takut sama Amerika, entah Impoten 🙂 Barangkali bang Arya punya pendapat? 🙂

    Terkait pembubaran Israel, saya pikir masih berhubungan juga dengan sikap PBB yang mandul selama ini. Saya nggak tahu pasti apakah pernah ada dalam sejarah pembubaran suatu negara dan sebesar apa kemungkinannya PBB bisa membubarkan negara. Oleh sebab itu, saya pikir, kuncinya tetap ada di PBB sebagai mediator. Bahkan Israel tidak perlu dibubarkan seandainya PBB tidak impoten seperti sekarang dan bisa Adil.

    Al-Qur’an tidak pernah nyebut-nyebut soal konflik Israel dan Palestina atau pun meramalkan soal terjadinya Peperangan Islam dan Yahudi. Hanya ngasih sinyal saja kalau Yahudi dan Nasrani tidak pernah ridho terhadap Islam. Itu pun kaitannya dengan persoalan Aqidah, bukan dalam persoalan muamalah (interaksi sosial). Meskipun, muamalah bisa sangat terganggu kalau persoalan Aqidah sudah diganggu 🙂 Buat saya, ayat itu saya jadikan warning saja, agar tetap waspada tapi tidak curiga, apalagi sampai membenci tanpa alasan yang jelas. Sebab dilihat dari sisi dakwahnya, justru merekalah objek dakwah bagi Umat Islam. Kalau belum apa-apa sudah dibenci, bisa merepotkan dakwah itu sendiri.

    Sementara soal hadits ‘ramalan’ Yahudi akan dihabisi Islam, sampai pohon-pohon bisa memberi tahu umat Islam, saya pikir belum akan terjadi dalam waktu dekat ini. Saya juga masih mencerna maksud hadits tersebut, belum bisa menerima secara saklek. Sebagian berpendapat bahwa itu sebuah sinyal bahwa akan berdiri sebuah Khilafah Islamiyah, karena tidak mungkin bisa menyatukan Umat Islam tanpa adanya Khilafah. Melihat realitasnya saat ini, saya pikir ramalan itu masih sangat jauh. Kecuali konflik yang sekarang bisa menjadi titik balik dari perpecahan Umat Islam sekarang.

    Lalu soal TNI, membaca cerita bang Arya, saya malah jadi merasa miris dan sedih sendiri. Barangkali saya terpengaruh juga dengan berita-berita media tentang kelakuan anggota TNI sekarang. Ditambah beberapa kali juga pengalaman tidak enak dengan anggota TNI. Petantang-petenteng, sok jagoan, merasa berkuasa, dll. Meskipun kakek saya dua-duanya TNI, tapi tidak semenyebalkan yang sering saya lihat. Beda zaman kali ya? :)) Barangkali saya juga terjebak dalam sikap meng-genaralisir TNI hanya dari pengalaman dan berita saja. My Bad.

    Soal banner, rencananya emang mau dipasang di sidebar, tapi nunggu desain themes selesai. Terima kasih sarannya 🙂

    @M Shodiq,
    Saya salah satu orang yang mencintai ilmu, kebenaran dan keadilan, meskipun belum bisa berbuat benar dan adil dengan baik juga 🙂 Oleh sebab itu, jika ada sesuatu yang saya benci, mudah-mudahan karena sesuatu itu bertentangan dengan ilmu, kebenaran dan keadilan itu. Bukan karena alasan lain. 🙂

  18. Betul, Don. Kurasa, kau pun sudah sering menyimak ayat “… Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. …” (al-Maa-‘idah 8) Bersikap obyektif merupakan bagian dari berlaku adil, ‘kan?

    M Shodiq Mustikas last blog post..Sudah khitbah, mau nikah, terbentur ridha orangtua

  19. opie

    numpang foward message ya…hehehe
    btw,,seru seru perbincangan di atas,,jadi nambah ilmu n wawasan,,^_^

    *** One day Strike for Gaza ***
    To support our brothers and sisters in Gaza, and in an effort to stop the Israeli agression against innocent civilians, we call upon you to join us to go on strike for one day to show your support. This general strike will take place worldwide, in every corner of the world, and at the same day to show the power of people to stop this crime against humanity.
    Date: 12th of January 2009
    Place: Worldwide

    Mohamed Shehab Zeineldine and Henrik Halmstrand
    http://www.facebook.com/event.php?eid=42940285786

  20. obenk

    komentnya arya ok tuh don.. 🙂
    mungkin jadi masukan buat semua orang kalo mau berpendapat harus juga menyertakan pertimbangan2 lain yang gak kalah objektif..biar gak terkesan emosional kalo berpendapat.

    he..he.. bener senior kita tuh don??

    ck..ck..dari SMUN keren kayaknyal..hi.hi..

  21. Obenk,
    Iya, itu senior kita, sekolah yang keren tea kayaknya :))

  22. Don, artikelmu ini menginspirasi diriku untuk membuat postingan di blogku yang “seirama” dengan artikelmu ini. Walau belum sebagus artikelmu, setidak-tidaknya aku berusaha menunjukkan kepedulianku. Makasih, ya!

    M Shodiq Mustikas last blog post..Katanya kelompok muslim terbaik, tapi mengapa lunak terhadap Israel dan keras terhadap sesama muslim?

  23. Membubarkan suatu negara itu melanggar Hak Kemerdekaan, PBB tidak dpt melakukan itu, apalagi misi PBB kan “Menjaga perdamaian dunia”. Permasalahannya sekarang sejauh mana peran PBB dan manfaatnya bagi dunia? PBB memang berbuat, tp kerap menunggu komando AS. Tindakan PBB yg tanpa restu AS tdk akan berhasil. 12 hari telah berlalu agresi Israel, PBB hanya memantau melalui pesawat tanpa awak, melakukan diplomasi di gedung yg “wah” sementara korban berjatuhan semakin bertambah. Sikap adil dan tegas belum di miliki PBB, seharusnya Israel diberi sanksi yg keras.

  24. Allahu Akbar 3 X Save Palestina sekarang juga

    GANYANG ISRAEL Sekarang juga

  25. mudah²an siapa saja yg menindas orang akan diberi balasan yang setimpal, amin.
    btq, alamat blogku pindah ke http://yonky.web.id

    yonkys last blog post..Pindah Rumah

  26. Pengennya sih memberi sebuah alasan yang “wow” soal pertanyaan lu, kenapa negara-negara Timur Tengah diam membisu. Sayangnya, perkiraan gua cuma dua.

    Satu, semua hal yang ujung-ujungnya duit. Ya, perusahaan minyak yang beroperasi di Saudi, ya nilai investasi lainnya, dll.

    Dua, negara-negara Arab tidak siap menghadapi kemungkinan perang besar dengan Israel. Angkatan perang Israel masih yang terkuat di kawasan, bahkan jika menghadapi beberapa negara Arab sekaligus. Kalau terjadi perang terbuka, Amerika dan Qatar bisa-bisa malah memihak Amerika karena ada pangkalan militer AS di sana.

    Kalaupun Israel bisa didesak oleh negara-negara Arab, AS pasti akan masuk cepat atau lambat.

    Itu cuma sedikit bayangan gua aja sih. Latar belakang gua bukan politik Timteng, jadi cuma tahu sekulit ari aja. Mungkin ada yang bisa menambahkan atau memperbaiki jawaban ini?

    arya nasoetions last blog post..1159: Hamas Bukan Teroris

  27. Rame ya don…tapi gw lebih setuju bahwa jalan diplomasi tidak akan pernah bisa menyelesaikan konflik Palestina-Israel. Diplomasi tidak pernah memihak kepada Palestina yang jelas-jelas telah direbut tanah airnya oleh Zionis Israel. Mereka selalu melanggar setiap perjanjian yang telah dibuat. Bahkan di Al Qur/an juga disebutkan dalam Surat Al Baqarah ayat 96 tentang kisah Bani Israel, “Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik..”
    Tapi sekarang yang penting daripada saling beda pendapat, lebih baik kita melakukan qunut nazilah di tiap-tiap shalat kita untuk mereka.
    Sekedar mengingatkan, bahwa Zionis juga sedang melakukan penggalian di sekitar kompleks Masjid Al Aqsa, dengan tujuan menghancurkan pondasi dari rumah ALLAH tersebut dan mendirikan bangunan Kuil Solomon yang mereka percaya dulunya berada di sekitar kompleks Masjid Al Aqsa.

    Btw, kayanya gw juga dari SMUN yang keren itu deh…^_^

    Allaahummanshur ikhwana al mujahidiina fi Filistin…Ya Allah tolonglah saudara-saudara kami para Mujahidin di Palestina, amin

    Thez Al Fajrs last blog post..Inilah Holocaust Sesungguhnya, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

  28. obenk

    hua……..ha…ha…

    tessie yang dah berubah ini juga pahit gak pahit, keren gak keren juga harus kita akui dari SMUN yang sama tea don..biar dia seneng di aku!!

    he..he…

    kalo gue mutlak dari sana tez..

  29. RESOLUSI 1860 DK PBB BERTEPUK SEBELAH TANGAN

    Aku persembahkan … hidupku untukmu, Telah kurelakan … hatiku padamu, Namun kau masih bisu … diam seribu bahasa Dan hati kecilku bicara … Baru kusadari … Resolusi 1860 DK PBB bertepuk sebelah tangan… Kau buat remuk seluruh hatiku …

    Resolusi indah 1860 Dewan keamanan PBB hanyalah manuscipst kosong belaka.

    Demikian pula nyatanya, rosolusi itu tak mampu menghentikan krisis kemanusiaan di jalur Gaza. Israel tetap saja membombardir penduduk Palestina dengan berbagai amusi. Tercatat 1,4 juta jiwa penduduk Gaza masih saja hidup dalam ketakutan dan kung-kungan keputusaan.

    PBB yang biasa melangkah gagah, sekarang hanya bisa mengegos di belakang pantat Amerika.

    Jikalau PBB masih saja membisu!!??

    Jikalau PBB teta saja beraksi dalam mimpi!!??

    Jikalau PBB masih bersembunyi dibalik tabir bayang-bayang Amerika!!??

    “Apa guna PBB??!!”

    Sebagai makhluk yang hidup dalam alam mayapada ini, tanpa rasa bimbang ataupun ragu, wajib kita berseru ; “Untuk membubarkan PBB!!”

    sumber :www.asyiknyaduniakita.blogspot.com

    redaksis last blog post..RESOLUSI 1860 DK PBB BERTEPUK SEBELAH TANGAN

  30. cuma bisa prihatin sama situasi disana. semoga cepet berakhir deh. kasian para warga sipil itu.

    hielmys last blog post..Lockeed C-5 Galaxy

  31. hoho.. kl saya sih lebih sependapat dgn ShirTalks…

    http://shirtalks.com/?binx=issue&type=most&id=mo-1

    atau

    http://shirtalks.com/?binx=issue&type=most&id=mo-2

    UN itu bukan United Nation, melainkan “Under one Nation”.

    Buktinya sudah cukup banyak 🙂

    terakhir di perang jalur Gaza… itu terlihat sekali betapa “melempem” nya PBB.. pas spt yg digambarkan ShirTalks dgn “anjing pudel” yg penurut..

    Ayo kita semua beli kaos nya! biar pada sadar masyarakat Dunia.. saya udah pesen 🙂

    Adidaya… adidaya… 😀

    Let thw World Know!

  32. sky

    Jikalau PBB masih saja membisu!!??

    Jikalau PBB teta saja beraksi dalam mimpi!!??

  33. So the title “Learning smallville dvd” is apt. It is great for beginners as a frasier dvd to private lessons.

  34. YAng bisa menyelsesaikan permasahalan besar kaum muslim hanyalah AMIRUL MUKMININ.
    Dan hanya Ada 1, dialah Khalifah. Yang sekarang masih belum ada, karena setiap negeara dibatasi oleh perasaan Nasionalisme. Ayo Satukan Umat Islam dengan Khilafah Islamiyah 🙂

Leave a Reply

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén