Sembilan tahun yang lalu, saat blogging menjadi salah satu aktivitas yang saya seriusi, maka kebutuhan akan alamat domain sendiri di internet menjadi suatu keniscayaan. Selain karena sebelumnya sudah lama mengidamkan domain sendiri, memiliki website pribadi dengan domain sendiri dan hosting berbayar tentulah menjadi suatu pencapaian yang dapat dibanggakan, setidaknya untuk saya saat itu. Pada mulanya memiliki domain sendiri ditujukan untuk keperluan personal branding, agar lebih mudah diingat. Namun kemudian website dan blog ini lebih banyak diabaikan oleh saya, terutama sejak berbagai media sosial memasuki kehidupan umat manusia di jagat raya.

qwords.com
 

Penyedia layanan web hosting dan domain yang saya gunakan adalah Qwords. Saya tidak ingat jelas bagaimana menemukan layanan hosting ini. Mungkin dari pencarian melalui mesin pencari, atau karena saya mengetahui langsung dari pemiliknya, Rendy Maulana, melalui aktivitas media sosial yang sama-sama kami ikuti, entah kronologger, atau facebook, atau bahkan di milis yang sama-sama kami ikuti, bisa jadi juga dari forum webhostingtalk. Tidak ingat. Blank.

Keputusan saya menggunakan Qwords saat itu semata-mata karena kantornya yang berlokasi di kota yang sama dengan saya, Bandung. Bahkan, lokasi kantornya pun relatif dekat dengan tempat tinggal saya. Qwords di Cisitu, dan saya di Sekeloa. Enteng lah, jalan kaki pun tidak terlampau jauh. Tujuannya, agar ketika terjadi masalah atau sedang memiliki kebutuhan yang terkait dengan pelayanannya, mudah bagi saya untuk mendatangi kantor tersebut. Karena saat itu adalah pertama kali saya menggunakan layanan hosting berbayar, ada saja ketakutan kalau-kalau terjadi ini-itu, baik teknis maupun non-teknis.

Sekarang, sampai tahun 2016 ini, saya belum pernah memindahkan layanan hosting saya dari Qwords. Sepanjang 9 tahun menggunakan layanan tersebut, saya nyaris tidak pernah mengalami kendala yang berarti. Salah satu yang mengikat saya untuk terus menggunakan Qwords adalah paket hosting yang saya gunakan selalu bertambah kapasitas penyimpanannya, meskipun setiap tahun saya membayar biaya sewa hampir sama dengan yang saya bayar saat pertama kali menyewa hosting di Qwords. Saya ingat persis, pada mulanya kapasitas penyimpanan yang saya sewa hanya 100 MB, kemudian bertambah  menjadi 250 MB, dan bertambah lagi menjadi 400 MB. Terakhir, kapasitas yang bisa saya gunakan saat ini adalah 1 GB. Perubahan biaya sewa hosting sempat terjadi ketika Qwords mulai membebankan pajak kepada pelanggan, itu pun karena melakukan penyesuaian dengan peraturan pemerintah.

Memiliki domain sendiri, serta menggunakan hosting berbayar tentunya sedikit meningkatkan kepercayaan diri saya. Terutama saat berbagi tautan. Apalagi saya sedang dalam fase sangat produktif dalam hal menulis blog. Pernah dalam 1 hari saya mampu menulis sampai 3 tulisan. Dengan kapasitas penyimpanan yang cukup besar untuk sebuah blog, saya tentu tidak merasa khawatir akan kehabisan ruang penyimpanan untuk tulisan-tulisan tersebut.

Salah satu permasalahan dari seorang penulis adalah kurangnya rasa percaya diri kalau tulisannya cukup baik untuk dibaca orang lain. Hal yang sama pun terjadi pada saya. Tidak pernah terpikir sebelumnya bahwa tulisan yang saya buat akan disukai atau bahkan dapat memengaruhi orang lain. Saya hanya menuliskan apa yang saya pikirkan, itu saja. Kalau orang lain suka, ya bagus. Kalau orang lain tidak suka, ya gak masalah.

Namun, dari sekian banyak tulisan, ternyata ada juga yang memiliki kesan untuk orang lain. Bahkan, dianggap layak untuk ‘diadu’ dengan tulisan orang lain. Salah satu blogger dan juga salah seorang dosen serta penulis, M Shodiq Mustika, tanpa saya ketahui sebelumnya menyertakan tulisan saya dalam perlombaan-perlombaan yang diselenggarakannya. Meskipun perlombaan tersebut diadakan di blog pribadinya, tidak ada hadiah khusus, namun bagi penulis pemula seperti saya, hal tersebut ternyata memberi dampak positif. Kepercayaan diri saya semakin meningkat. Bahkan, setelah beberapa tulisan saya diikutsertakan lomba tersebut, saya ditawarinya berkontribusi dan berkolaborasi dalam sebuah buku. Tahun 2007, sebuah buku berjudul “Istikharah Cinta” berhasil dipublikasikan melalui sebuah penerbit, dengan nama saya tercantum di dalamnya, sebagai salah seorang penulis. Keterkejutan saya belum berhenti, karena ternyata buku tersebut terjual puluhan ribu eksemplar. Tentu saja, royaltinya pun menggembirakan.

Salah satu kelebihan dari menggunakan domain sendiri adalah kita dapat membuat subdomain, yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satu subdomain yang saya buat adalah ruangfoto.donnyreza.net, yang saya gunakan untuk keperluan photoblogging, aktivitas blogging yang khusus menampilkan foto-foto. Subdomain tersebut saat ini sudah tidak aktif. Dari aktivitas photoblogging tersebut, saya pernah menjadi juara 2 dalam lomba Photo Blog yang diadakan oleh Qwords juga.

Tanpa saya sadari, ternyata Qwords sudah memasuki usia 11 tahun. Sembilan tahun juga Qwords menjadi bagian dari “kehidupan” saya di internet. Selama itu juga, setiap tautan dengan domain donnyreza.net atau subdomainnya, yang terindeks oleh mesin pencari, akan mengarah pada website atau blog saya yang di-hosting di Qwords.

loading...