Hentikan Pemakaian Lampu Putih pada Kendaraan!!
Feature, Propaganda, SerbaSerbi January 20th, 2009
Saya termasuk salah seorang biker yang sering melakukan perjalanan malam, entah di dalam kota atau ke luar kota. Paling sering di dalam kota, tentu saja. Meskipun saya juga kadang-kadang banyak gaya, kalau kata orang sunda “loba gaya”, atau mungkin sok keren, tapi saya paling benci sama pengendara yang banyak gaya. Soalnya saya nggak suka kalau orang lain lebih keren daripada saya. Halah!! Maaf, sedang narsis.
Oke. Point-nya adalah begini … Belakangan saya merasa semakin banyak pengendara -entah mobil atau motor- yang menggunakan lampu putih di jalanan. Saya tidak tahu nama lampu tersebut, yang jelas membuat jalanan menjadi ‘terang benderang’. Saya tidak akan terlalu mempermasalahkan jika hal tersebut tidak terlalu mengganggu. Sialnya, penggunaan lampu putih tersebut sangat mengganggu bagi saya.
Anda yang menggunakan lampu putih pada kendaraannya, boleh saja tidak setuju dengan saya. Akan tetapi, begitulah kenyataannya. Lampu tersebut sangat menyilaukan bagi pengendara dari arah berlawanan, terutama pengendara motor seperti saya. Apalagi jika lampu tersebut digunakan untuk pemakaian lampu jauh, yang sialnya banyak juga digunakan oleh para pengendara. Lampu-lampu tersebut sering kali ‘telak’ mengenai mata saya dan membuat pandangan menjadi terganggu. Alhasil, sering kali saya harus menggunakan rem mendadak gara-gara orang yang menyeberang atau objek di depan saya menjadi ‘tidak terlihat’.
Jika anda sering bepergian ke pegunungan atau hutan belantara yang memang belum ada jaringan listrik, boleh lah anda gunakan lampu tersebut. Akan tetapi, ini di kota!! Lampu di mana-mana, bahkan anda masih bisa melihat objek di depan anda yang berjarak 100 meter. Jika alasan anda agar bisa melihat objek dengan jelas, lampu yang standar pun sudah cukup memberikan penerangan di jalanan. Jika alasan anda agar menarik perhatian, anda salah tempat! Jika alasan anda agar disebut keren, anda bodoh! Sebab yang menarik perhatian dan disebut keren, kendaraan anda, bukan anda! Bisa jadi, orang lain berharap bukan anda yang mengendarai kendaraan tersebut, karena anda tidak cocok dengan kendaraan tersebut.
Tentu saja, bukan tanpa alasan jika produsen kendaraan memasang lampu yang ’standar’, karena mereka pun sudah memperkirakan dampak dari penggunaan lampu di jalanan ketika malam hari. Faktor intensitas cahaya pun sudah pasti menjadi perhitungan. Begitu juga dengan klakson, knalpot dan berbagai aksesoris lainnya. Semuanya dirancang, selain untuk keamanan dan kenyamanan pemakai, juga untuk keamanan dan kenyamanan orang lain.
Saya mendukung 100% dengan peraturan tentang kewajiban penggunaan helm standar. Saya pun salah satu ‘maniak’ helm full face. Rasanya tidak nyaman jika menggunakan helm yang half-face, apalagi yang catok, meskipun motor saya ‘cuma motor angsa’. Jika anda pernah melihat dengan mata sendiri bagaimana dua pengendara motor tabrakan, kemudian wajah mereka nyungsep ke aspal dengan kecepatan 70-80 km/jam, dan mereka masih bisa tertawa gara-gara wajah mereka ‘diselamatkan’ helm, mungkin anda akan mengikuti apa yang saya lakukan juga. Jadi, bukan hanya sekedar gaya, tapi saya juga memikirkan keselamatan diri sendiri.
Begitu pun saya sangat mendukung jika dalam hal aksesoris kendaraan, semua dibuat aturannya. Tidak boleh seseorang seenaknya pasang knalpot dengan frekuensi yang memekakan telinga. Atau pasang lampu dengan intensitas cahaya yang menyilaukan mata melebihi kemampuannya menangkap cahaya. Selain mengganggu, juga mengancam keselamatan di jalanan.
Saya tidak bermaksud melarang untuk melakukan modifikasi atau membuat tampilan kendaraan anda menjadi lebih keren. Akan tetapi, please, sebelum anda memasang aksesoris-aksesoris tersebut, pertimbangkan juga keselamatan dan kenyamanan orang lain. Setidaknya orang lain tidak tergangggu, apalagi sampai merasa ‘terancam’ keselamatan dirinya. Terlebih lagi jangan sampai anda dikutuk orang lain dengan bermacam-macam kutukan, “mampus lu!“, “setaann!“, “mudah-mudahan dia tabrakan, biar tahu rasa!“. Jika sampai terjadi orang-orang mengutuk anda, tinggal tunggu waktu saja kutukan-kutukan tersebut menjadi kenyataan. Sebab, bagaimanapun mereka tidak akan sampai mengutuk jika tidak merasa teraniaya. Dan anda tentu sering mendengar, do’a orang teraniaya itu cepat dikabulkan.



January 21st, 2009 at 1:10 am
gue juga sebagai pengguna ojek merasa terancam keselamatan gue ama ojek gue kalo ketemu lampu gituan..
payah..kadang orang tuh gak tau imbas ke orang lain…apapun asal gaya aza…..
obenks last blog post..Bicara tentang Obama
January 21st, 2009 at 2:22 am
=============
pengalaman pribadi don? ;))
January 21st, 2009 at 10:56 am
Harrys last blog post..Flashdisk Baru
January 21st, 2009 at 1:27 pm
lampu kitu teh ngaganggu..jadi serab kana matana
matak picilakaeun..
January 21st, 2009 at 4:07 pm
salam kenal
Wijoyo Simanjuntaks last blog post..Scare to lose you
January 22nd, 2009 at 7:34 am
penerangan cukup, dan ga menyilaukan…..
setuju bung Dony
hmm…
numpang iklan dikit, he he…
ikutan yak…. acara seru nih dari batagor
http://batagor.net/2009/01/14/jilid-8-bebersih-mania-braga-euy/
trims yaph….
*segera mengganti lampu mobil nya*
bagusrullys last blog post..Bebersih Bandung Yuk jilid 8 : Batagor goes to Braga
January 22nd, 2009 at 9:35 am
belum cukupkah saya disiksa di sekolah karena kenarsisan seorang guru Sains kelas tiga
he he
Tapi satuju kang, awalnya saya kira saya aja itu mah yang rabun senja, ga bisa ngeliat kalo pas nyerbang ada yang pake lampu model gitu
taunya orang-orang juga sama ya
vienys last blog post..Kasih Jangan?
January 23rd, 2009 at 10:57 am
putri hujans last blog post..Biar…
January 24th, 2009 at 6:39 am
emfajars last blog post..Lagu Nidji Dibajak KORN
January 24th, 2009 at 2:48 pm
Kudu setuju atuh
@dajal007,
iya, pengalaman pribadi lihat yang tabrakan di depan mata
@Harry,
jangan pake lagi ya?
@Aby Akmal,
kudu na mah polisi teh tong caricing wae nya? :))
@Wijoyo,
salam kenal juga
@bagusrully,
iya, sana … ganti lampunya!
@vieny,
yah, narsisan yang guru sains itu kayaknya :))
@putri hujan,
biarin aja….
@emfajar,
urusannya bisa sangat panjang kalau nyawa orang lain terancam
January 24th, 2009 at 9:59 pm
iya banget!!!
benci banget sama orang yang pake lampu putih! apalagi klo lampunya buat rem belakang! ampun deh!
aseli sebel banget..
bikin sakit mata, mengganggu penglihatan. apalagi perjalanan luar kota di malam hari…
knalpot bringas juga! apa sih enaknya?
heraaannn…
:menggebu2 marahnya.. :lol: :
presty larasatis last blog post..jalan kaki
January 26th, 2009 at 4:06 am
Dantas last blog post..Guest Blogger di Melodanta dot Com
February 1st, 2009 at 10:02 pm
bikin mata sakit deh
kan silau??
apa mereka ga tau imbas nya yah buat orang laen kalau pakai lampu begitu
apa lagi kalau buat rem belakang??
pas di rem kita ada di belakang nya motor itu
waduhh,,,silau
M Shodiq Mustikas last blog post..Kunci Sukses Barcelona FC, Manchester United, dan Internazionale Milan
February 8th, 2009 at 7:50 am
just wondering… dari mana sih mereka dapet ide pake lampu putih? terang sih… tapi silaunya masih terasa walau mobil/motor itu sudah tidak ada lagi di depan mata.
July 13th, 2009 at 8:14 am
arifin´s last blog ..Angkot: Sebuah Fenomena Sosiologis
August 5th, 2009 at 3:33 pm
Aion Account
????
please contact with our customer service with on-line chat or add our Email,we will stock it for you in a short time after you told us what you needed.
August 31st, 2009 at 3:33 pm
November 6th, 2009 at 8:32 am
November 16th, 2009 at 4:57 pm
@Wijoyo
@emfajar
setujuh!!!!!
iya banget!!!
PPC Keyword´s last blog ..5 More Things to Consider When Buying a Home
January 13th, 2010 at 2:02 am
Untuk lampu kuning dalam keadaan hujan… pengendara mobil atau motor tidak usah takut ga bisa liat jalan, karena lampu kuningnya bisa menembus air hujan yang deras.