Kabar Baru, Tantangan Baru
Curhat January 13th, 2008
Kadang-kadang, saya masih merasa seperti sebuah mimpi setiap kali membaca email dari Kang Shodiq berikut ini. Mohon maaf sebelumnya jika ternyata Kang Shodiq kurang berkenan karena emailnya saya tampilkan.
Assalamu’alaykum Dik Donny
Kabar terbaru dari penerbit, buku kita (Istikharah Cinta) sudah dicetak. Pekan ini terbitnya.
Mau nulis buku bersamaku lagi?
Tantanganku padamu: ajukanlah usul tiga atau empat judul buku untuk kupilih satu diantaranya. Setelah itu, tulislah artikel/postingan yang relevan dengan judul pilihan tersebut di dalam salah satu dari blog-blogku di WP. (Aku akan memilihkan blogku yang paling relevan untuk menampung postinganmu.) Jumlahnya, minimal satu postingan per pekan, maksimal tak terbatas.
Beberapa artikel mungkin perlu kaurevisi berdasar masukan dariku, lalu kuedit. Dari sekitar 30-an atau 40-an artikel, jadilah nanti satu buku hasil kerjasama kita berdua ini. Oke?
M Shodiq Mustika
penulis buku Cinta & Pengembangan Diri
Sebetulnya, menerbitkan satu judul buku adalah resolusi saya tahun lalu. Akan tetapi, karena saya juga kurang berusaha, dan masih belum bisa fokus juga, buku yang saya idam-idamkan itu belum terwujud. Beruntung, atas kebaikan kang Shodiq yang memberi kesempatan, akhirnya saya bisa juga membuat sebuah tulisan dalam buku, meskipun hanya satu artikel.
Dari email di atas, ternyata saya ditantang lagi untuk menyiapkan sebuah project buku lagi. Terus terang, saya tertantang, hanya memang perlu beberapa saat untuk berpikir. Mengingat, saya bukan orang yang fokus. Selain itu, judul juga dibebankan kepada saya. Nah, ini yang membuat saya berpikir cukup keras beberapa hari terakhir ini. Dan sampai saat ini pun, judul-judul itu masih belum terpikirkan. Ada saran?
Barangkali kang Shodiq bisa ‘membaca’ potensi yang saya miliki dan saya sendiri tidak pernah menyadarinya. Aktivitas menulis pun baru saya geluti dan nikmati dalam 3 tahun terakhir saja. Saya pernah cukup stress juga ketika suatu saat saya tidak bisa menulis dalam waktu cukup lama. Ide, kemarahan, kesedihan dan apa pun yang tidak bisa saya ungkapkan dengan mulut, biasanya mengalir deras ketika dituliskan. Selain itu, saya memang bukan seorang pembicara yang baik. Suruh saya berbicara di depan banyak orang, dan anda akan mendapati saya seperti orang yang kehabisan kata-kata. Tiba-tiba saja, koneksi ke otak seperti terputus. Padahal, saya juga tidak merasa terlalu grogi. Akan tetapi, kenapa saya malah mau kalau disuruh mengajar ya? Namun, tetap belum mau kalau disuruh ceramah. Hanya saja, kalau mengajar, sering juga saya melihat kerutan di dahi orang-orang yang saya ajar. Barangkali dalam hati mereka berkata, “Ini orang lagi ngomong apa sih?”
Lebih mudah bagi saya jika melakukan diskusi daripada mengajar. Mungkin karena suasananya yang tidak terlalu formal. Jika berdiskusi, saya masih bisa berbicara panjang lebar. Selain itu, bebannya juga berbeda. Dalam diskusi, orang-orang yang terlibat dalam posisi sejajar. Sementara kalau mengajar atau memberi ceramah, posisi pembicara dan penceramah ada dalam posisi atau diposisikan lebih tinggi. Namun, terus terang, saya kangen juga mengajar. Terakhir mengajar dalam situasi formal ketika jadi asisten dosen, 3 tahun lalu.
Ada 3 jenis buku yang saya cita-citakan untuk diterbitkan. Pertama, novel atau kumpulan cerpen. Kedua, buku-buku bertema IT. Dan yang ketiga, buku bertema Islam. Puisi? Ah, belum terpikirkan. Tulisan saya kurang puitis dan ‘nyastra’. Dan kalau saya membuat puisi, sudah tertebak isi dan maknanya, karena saya paling tidak bisa menulis dengan bahasa simbol. Meskipun iri juga dengan puisi-puisinya Sapardi Djoko Damono.
Sekarang, saya sedang berusaha menyusun langkah-langkah kecil menuju ke arah sana dan sedang berusaha untuk menjaga semangat saya yang memang cenderung kurang stabil. Hari ini bisa sangat bersemangat, tapi besok bisa sangat malas. Terlalu fluktuatif. Hanya tiga hal yang selalu bisa saya lakukan, berusaha untuk selalu berpikir positif, selalu siap dengan segala kemungkinan dan berusaha mensyukuri setiap nikmat yang saya dapatkan.
C 1 H 3 U L 4 17 6. 130108. 03.30.



January 13th, 2008 at 4:43 am
January 13th, 2008 at 6:25 am
Maksudnya membuat karya sendiri….
January 13th, 2008 at 6:48 am
:O
Request satu, om : “Cinta PHP”
*klik submit*
January 13th, 2008 at 8:25 am
jadi ayo Kang Donny anda bisa, dengan “mengalasankan” semua ini hanya dan karena Alloh SWT!!
January 13th, 2008 at 10:24 am
Jangan kawatir bos. Hal ini lazim terjadi pada siapa saja. Penulis tersohor juga, pasti mengalaminya. Misalnya JK Rowling. Sempat stag beberapa waktu untuk meneruskan Harry Potter-nya itu. Istilah di kampung saya : “mati angin”
Yang penting .. keep your mind. Ketika angin bertiup lagi. Buru2 tuntaskan. Oya buku isthikarah cinta itu novel atau apa ya??
January 13th, 2008 at 11:51 am
*mupeng*
January 13th, 2008 at 12:36 pm
January 14th, 2008 at 5:17 am
January 14th, 2008 at 10:31 am
January 14th, 2008 at 2:10 pm
*Hahaha
January 14th, 2008 at 2:25 pm
January 14th, 2008 at 5:21 pm
Ayoo mas dony, berani tampil beda ?!
Wassalam.
January 14th, 2008 at 8:24 pm
sama kaya ridu tuh.. tapi harus tetep semangat yah..
January 14th, 2008 at 10:36 pm
Senengnya ya bisa menghasilkan buku….
Saya juga pengen, tapi rasanya masih jauuuuuuh….
Good luck
January 15th, 2008 at 12:50 pm
January 15th, 2008 at 1:41 pm
memang ndak gampang menuju resolusi!
January 15th, 2008 at 8:03 pm
hebat euy, ntar kalau ada terbitan bukunya yang terbaru, kasi2 tahu yah..moga tulisannya banyak bermanfaat buat orang banyak
January 16th, 2008 at 4:03 am
January 18th, 2008 at 1:19 am
@praditya: merintis ke arah sana pastinya ada, bagaimana pun akan lebih menyenangkan jika buku yang kita buat merupakan hasil jerih payah sendiri
@kaitou: haha, nggak kok, kalo tentang cinta itu kebetulan karena diajak aja ;)
@-ingga-: insya allah, mbak
@erander: buku tersebut barangkali lebih cocok disebut sekumpulan ‘cerita’ karena memang sebagian besar ditulis berdasarkan pengalaman.
@luthfi: bisa aja kayaknya
@sawali: hanya saja, untuk kumcer itu, saya belum pernah sekali pun bikin cerpen :)) yah, bermimpi tidak ada salahnya kan, pak? ;)
@Nisa: terima kasih untuk do’anya ;)
@dodot: kalau positif ketemu negatif…baru korslet
@chatoer: lha, kan emang begitu intinya mah
@Harry: terima kasih, iri? tentu saja boleh, asal jangan dengki :))
@Haniifa: siap, insya allah
@ridu: iya, semangat!!
@’Nin: lho, mbak ‘Nin juga penulis kan? penulis blog…:D Alhamdulillah, saya ada yang mengajak dan memberi kesempatan
@iin: iya, terima kasih…beli 10 juga gk apa-apa
@pudakonline: betul, perlu usaha keras untuk mencapai resolusi
@Dy: insya allah, itu yang saya harapkan, bermanfaat…:)
@dajal007: lha, kan udah?
January 30th, 2008 at 12:30 pm
May 25th, 2008 at 12:20 am
kabar baru tentang apa itu google adsense
April 11th, 2009 at 4:04 am
arthurs last blog post..Mesin Waktu Itu Ada !!!
June 20th, 2009 at 1:08 pm